Haha..
kalian lari, pergi...
Berlarilah!
kalian senang?
Tertawalah...
Sayangnya aku tidak bisa memaki
Jam duabelas nanti aku baru bisa bilang 'akhirnya'..
aku kehilanganmu dan aku sedih sekali, memangnya kau perduli?
tidak. aku tidak pernah tau.
Lega sekali akhirnya air panas itu menetes juga.
kalian lelah?
ya kalian pergilah
aku tak akan tahan siapapun
aku mungkin memang akan sangat kesakitan
tapi, lalu apa?
memangnya harus bagaimana??
Aku memang akan takut
Aku memang akan sedih
Aku memang akan kesakitan
Tapi lakukan saja...
Mungkin tidak langsung baik-baik saja
Tapi pasti akan baik-baik saja
Waktu terus berjalan dan memaksa untuk terus berpikir lagi
Hal-hal baru akan dengan senonohnya datang dan pergi
Mau sampai kapan menangis lagi?
Tidak. aku tidak akan tumpahkan setetespun.
Aku memang rapuh, tapi tidak untuk yang tidak perlu.
Aku akan menaikkan alisku,
aku tidak akan teriakan "aku juga bisa.."
aku tidak mau sama-sama bodoh
aku memang si gadis pemimpi
aku memang pengkhayal tingkat tinggi
Setidaknya, aku tau cara menyampaikan 'senyum'ku...
Selasa, 26 Mei 2009
Senin, 25 Mei 2009
Habis Benar
Aku ingin tertawa
aku hanya bisa tertawa...
memangnya mau diapakan lagi??
memangnya bisa diapakan lagi??
Kenyataannya tak ada yang mutlak benar kan...
Kenyataannya tak ada yang mutlak salah kan...
Ingin sekali berlari pergi
sebenarnya ragaku sudah habis sekali
hahaha
siap menampik dan siap membuang
siap ditampik dan siap dibuang
makan umpanmu lalu tertusuk kail pancingan
nelayan itu akan membakarmu hidup-hidup untuk makan keluarganya!
aku sudah habis benar
tapi tenang saja...
bila dijemur juga daya nya akan bertambah
mungkin matahari itu belum datang
habis benar
hanya sekedar habis benar...
bukan tidak tersisa
bukan akan berakhir lalu mati
hanya sekedar habis benar...
aku hanya bisa tertawa...
memangnya mau diapakan lagi??
memangnya bisa diapakan lagi??
Kenyataannya tak ada yang mutlak benar kan...
Kenyataannya tak ada yang mutlak salah kan...
Ingin sekali berlari pergi
sebenarnya ragaku sudah habis sekali
hahaha
siap menampik dan siap membuang
siap ditampik dan siap dibuang
makan umpanmu lalu tertusuk kail pancingan
nelayan itu akan membakarmu hidup-hidup untuk makan keluarganya!
aku sudah habis benar
tapi tenang saja...
bila dijemur juga daya nya akan bertambah
mungkin matahari itu belum datang
habis benar
hanya sekedar habis benar...
bukan tidak tersisa
bukan akan berakhir lalu mati
hanya sekedar habis benar...
Langkah
misteri...
dibalik semua sikap dan kata-katamu
Kau pikir disini aku tidak berpikir ??
Aku sungguh sangatlah takut !
aku bisa kehilanganmu kapan saja tanpa ku duga
hilangmu pun tak menungguku siap berkata-kata
apa bisa ??
kau tau?
tidak.
kau tidak akan pernah tau.
hembusan nafasmu saja menghidupkanku begitu panjang
aku sangat tak ingin kau tersadar
saat kau kembali berdiri,
tatapanmu jadi sangat menyebalkan dan menyakitiku
kini kau tertidur nyenyak,
aku yakin bangun mu akan mati lagi
lalu kau pergi tinggalkan aku lagi
lalu aku menagis meronta lagi
lalu aku diam dan menahan sakit...
Memangnya aku bisa apa?
posisiku terlalu salah
aku terlalu mengerti semua ini semu
hanya bermaksud mengantibiotik-kan aku
dengar...
bila harus ditambah dosisnya, saku ku kini sudah kosong
aku tak mampu beli obat lagi
aku hanya bisa menunggu sembuh atau mati
berjalan lah.
aku pernah berdiri tegak tanpamu atau tanpanya sekalipun
ya memang aku terisak, tapi aku tidak akan apa-apa...
ya mungkin air mataku akan mengalir begitu deras, tapi aku tidak akan apa-apa...
aku hanya mengerti, kau tak dapat semua ini selain dari denyut nadiku
walau aku harus bekerja ekstra
aku tak apa...
aku masih kuat bila itu menghidupimu
aku akan kuat bila memang itu nafasmu
walau aku tersengal menahan hati yang tersakiti saat ditampar kenyataan
aku takkan apa-apa...^^
aku pernah jatuh, bangun dan berdiri lagi,
setidaknya kalau memang aku tak punya pilihan untuk berdiri bersamamu
aku sudah tau caranya berdiri sendiri...
dengar mentari...
aku tidak apa-apa.
dibalik semua sikap dan kata-katamu
Kau pikir disini aku tidak berpikir ??
Aku sungguh sangatlah takut !
aku bisa kehilanganmu kapan saja tanpa ku duga
hilangmu pun tak menungguku siap berkata-kata
apa bisa ??
kau tau?
tidak.
kau tidak akan pernah tau.
hembusan nafasmu saja menghidupkanku begitu panjang
aku sangat tak ingin kau tersadar
saat kau kembali berdiri,
tatapanmu jadi sangat menyebalkan dan menyakitiku
kini kau tertidur nyenyak,
aku yakin bangun mu akan mati lagi
lalu kau pergi tinggalkan aku lagi
lalu aku menagis meronta lagi
lalu aku diam dan menahan sakit...
Memangnya aku bisa apa?
posisiku terlalu salah
aku terlalu mengerti semua ini semu
hanya bermaksud mengantibiotik-kan aku
dengar...
bila harus ditambah dosisnya, saku ku kini sudah kosong
aku tak mampu beli obat lagi
aku hanya bisa menunggu sembuh atau mati
berjalan lah.
aku pernah berdiri tegak tanpamu atau tanpanya sekalipun
ya memang aku terisak, tapi aku tidak akan apa-apa...
ya mungkin air mataku akan mengalir begitu deras, tapi aku tidak akan apa-apa...
aku hanya mengerti, kau tak dapat semua ini selain dari denyut nadiku
walau aku harus bekerja ekstra
aku tak apa...
aku masih kuat bila itu menghidupimu
aku akan kuat bila memang itu nafasmu
walau aku tersengal menahan hati yang tersakiti saat ditampar kenyataan
aku takkan apa-apa...^^
aku pernah jatuh, bangun dan berdiri lagi,
setidaknya kalau memang aku tak punya pilihan untuk berdiri bersamamu
aku sudah tau caranya berdiri sendiri...
dengar mentari...
aku tidak apa-apa.
Mari Berkelahi
Memang aku tak tampak menyentuhmu.
ya... kita sangatlah berjauhan.
Dada ini mulai sesak. bahkan aku tak perlu durasi jarak
wangimu tersambit keindera ini tanpa angin yang menyeruak
mari berkelahi! tanpa menatap pun kau bisa hancurkan aku
mari! Ayo dekat kesini! aku yakin kau tak berani!
ya...
aku bisa begitu yakin... karena akupun tak menanti
menantimu bagai mengadakan perhelatan penuh hujaman hujan
tak akan dapat apa-apa !!
hanya sakit dan basah di belakang.
penuh harapan lalu mengikisku hingga mati berdiri
sekarang, disini. dengan jarak yang tidak begitu jauh
ayo tatap aku!
yah... tak akan.
kau tak akan berani...
aku tersenyum disini, aku sungguh senang ditengah darahku yang menetes tertahan..
kini kau sudah pulang...
kau menghilang begitu saja tanpa selesaikan perkelahian ini
ya..
kau selalu begitu.
ya... kita sangatlah berjauhan.
Dada ini mulai sesak. bahkan aku tak perlu durasi jarak
wangimu tersambit keindera ini tanpa angin yang menyeruak
mari berkelahi! tanpa menatap pun kau bisa hancurkan aku
mari! Ayo dekat kesini! aku yakin kau tak berani!
ya...
aku bisa begitu yakin... karena akupun tak menanti
menantimu bagai mengadakan perhelatan penuh hujaman hujan
tak akan dapat apa-apa !!
hanya sakit dan basah di belakang.
penuh harapan lalu mengikisku hingga mati berdiri
sekarang, disini. dengan jarak yang tidak begitu jauh
ayo tatap aku!
yah... tak akan.
kau tak akan berani...
aku tersenyum disini, aku sungguh senang ditengah darahku yang menetes tertahan..
kini kau sudah pulang...
kau menghilang begitu saja tanpa selesaikan perkelahian ini
ya..
kau selalu begitu.
On the night like this There’s so many things I want to tell you...
25 Mei 2009
15:45
@ Batang F - FISIP (Universitas Indonesia)
Nice first step up.
Get closer to the moon,
the way I get my own life
no matter how they try to break me down
Still...
I stand strong
and start my move on... ^_^
Semangat ya "kutilang kecil yang cantiiik...!!"
15:45
@ Batang F - FISIP (Universitas Indonesia)
Nice first step up.
Get closer to the moon,
the way I get my own life
no matter how they try to break me down
Still...
I stand strong
and start my move on... ^_^
Semangat ya "kutilang kecil yang cantiiik...!!"
Label:
awal yang bagus
Langganan:
Postingan (Atom)
